EKONOMI
WEB
Ekonomi web adalah pendistribusian atau pemakaina
barang barang atau matrial melalui
teknologi terkini yaitu web yg menyangkut tentang periklanan,penjualan
online dan lelang dan berbagai aspek
tentang perekonomian di dunia maya.
Dampak
Ekonomi dan Pengaruh Web pada dunia Periklanan
Dampak periklanan terhadap kehidupan masyarakat secara
teoritis dapat ditinjau dari segi-segi psikologis, social-budaya dan ekonomi.
1. Dampak Psikologis.
Rotzoll, mengungkapkan bahwa dampak psikologis dari
periklanan dapat ditinjau dari aspek fungsi periklanan yang membawa dampak
psikologis tertentu dan aspek terjadinya arus informasi dari iklan yang
diterima konsumen.
1.1 Dampak Fungsi Periklanan
Berdasarkan atas aspek fungsi periklanan ini maka dampak
iklan dapat dijelaskan melalui 4 aspek yaitu;
1. Percipitation (percepatan)
Sebagai satu fungsi yang dapat mengakibatkan percepatan
berubahnya suatu kondisi konsumen dari keadaan yang semula tidak bisa mengambil
keputusan terhadap suatu produk kemudian dapat mengambil keputusan.
2. Persuation (persuasi),
Fungsi ini menjelaskan bahwa dampak periklanan terasa pada
pembangkitan emosi konsumen misalnya menjadi senang, doyan, cita karena
menggunakan produk tersebut. Kemudian dapat mempersuasi orang lain untuk ikut
menggunakannya dan memakai produk tersebut secara tetap
1. The Learning Hierarcy
Pandangan teori ini belajar menerangkan bahwa setiap
informasi ( termasuk iklan produk tertentu) pertama-tama akan menerpa konsumen
dan akibatnya terjadi perubahan komponen kognitif dari konsumen tersebut, kalau
sudah dimengerti dan dipahami informasi tersebut barulah terjadi perubahan
lanjutan yaitu komponen afektif (sikap) terhadap produk kemudian
kesinambungannya terjadi perubahan pada komponen konatif (tingkah
laku/prilaku). Urutan theori ini adalah : learn, feel, do ( belajar, merasakan,
bertindak).
2. The Dissonance Attribution Hierarcy.
Kondisi ini merupakan kebalikan dari pandangan hirarchi
belajar; dimana proses model atribusi disonan ini adalah ; do,feel, learn
(bertindak, merasakan, belajar).
3. The Low Involvement Hierarchy
Pendekatan psikologis menjelaskan dampak iklan dengan model
keterlibatan rendah dapat dijelaskan ; pertama sekali informasi menerpa
konsumen dengan perubahan komponen kognitif seseorang terhadap produk, kemudian
mengakibatkan perubahan konatif yaitu prilaku/tindakan tertentu pada suatu
produk selanjutnya barulah terjadi perubahan pada sikap, evaluasi,perasaan
tertentu pada produk yang pesan-pesannya telah menerpa konsuumen.Rumusannya
adalah : Learn, do,feel ( belajar, bertindak dan merasakan).
4. The Batra-Ray Model.
Bahwa informasi tentang suatu produk yang berasal dari iklan
biasanya langsung mempengaruhi kognisi dari konsumen. Namun demikian kognisi
konsumen itu bersumber pada dua afeksi yang berbeda, yaitu perasaan konsumen
terhadap merek suatu produk tertentu. Dan perasaan konsumen terhadap penampilan
iklan dari produk yang sama.
Perubahan kognitif selanjutnya menyebabkan perubahan sikap
hedonik (perubahan produk yang lebih menyenangkan) dan selanjutnya mempengaruhi
pada
prilaku terhadap produk. Semuanya berakhir pada perubahan
sikap tentang sejauhmana faedah daripada produk yang diiklankan tersebut.
2. Dampak Sosial dan Budaya
Menurut S. Jhon Wright bahwa periklanan mempunyai dampak
social dan budaya dalam khalayak konsumen, dan ada empat dampak utama yang
dapat dikaji secara teoritik;
1. Mempersuasi Kecakapan tertentu
2. Menyampaikan informasi yang benar dan tidak benar 3.
Menyampaikan informasi yang enak dan hambar.
4. Mempengaruhi budaya, dalam nilai dan gaya hidup
3. Dampak Ekonomi Periklanan.
Beberapa dampak dalam bidang ekonomi dari periklanan antara
lain;
1. Dampak terhadap produk
Kepercayaan terhadap produk meningkat dan memperkuat daya
beli konsumen sehingga pabriknya harus memproduksi lebih banyak lagi untuk
memenuhi selera konsumen. Selera ini menyangkut jumlah dan variasi mutu.
2. Dampak terhadap Media
Media akan mendapat keuntungan , karena pengiklan
(melaluibiro iklan) memesan ruang dan waktu yang dimiliki oleh media untuk
digunakan bagi penyebaran pesan tentang produknya.
3. Dampak terhadap Perusahaan.
Dengan periklanan maka banyak orang mengenal nama pabrik,
bagaimana cara bekerjanya, kemajuanmanagemennya, siapa sebenarnya menjadi otak
dibalik kesuksesan, perkembangan perburuhan, teknologi yang digunakan
4. Dampak terhadap para pesaing
Dengan adanya iklan suatu perusahaan akan mengakibatkan
pabrik lain akan berusaha memproduksi barang yang sejenis ataupun substitusi
lainnya.
Periklanan mempunyai dampak terhadap nilai suatu produk
karena :
1. Periklanan dapat memperlihatkan pelbagai cara yang baru
dalam penggunaan suatu produk tertentu.
1.Periklanan dapat menambah nilai yang lebih positip terhadap
produk dan gengsi serta derajat konsumen kalau konsumen selalu memakai produk
yang dianjurkan oleh iklan.
2.Menambah nilai ekonomi untuk barang maupun jasa tertentu
dalam pandangan konsumen. Konsumen meletakkan barang/jasa tertentu tersebut
menjadi suatu kebutuhan yang mendesak yang harus dipenuhi dalam suatu waktu
tertentu.
10. Dampak pada Harga.
Periklanan juga berdampak pada harga barang/jasa. Karena
periklanan menambah nilai suatu produk maka dampak berikutnya adalah penambahan
biaya iklan untuk produk itu pada media.Dalam beberapa kasus ternyata pengiklan
suatu produk biasanya lebih murah daripada tidak mengiklankannya sama sekali.
Namun demikian biaya iklan tetap dibebankan pada harga suatu produk yang pada
akhirnya ditanggung oleh konsumen.
11.Dampak ekonomi periklanan dan prespektifnya.
Menurut J.T Russel dan W.R. Lane, akibat-akibat periklanan
terhadap ekonomi dibagi dalam empat kategori ;
1. Imbauan paling produktif; Periklanan yang menghasilkan
kesejahteraan ekonomi terbesar dengan biaya yang serendah- rendahnya. Tujuan
dari kategori ini agar pembeli maupun penjual dapat mengambil manfaat yang sama
2. Imbauan Produktif; periklanan yang menaikan harga-harga
atau dalam beberapa hal menciptakan ketidakpuasan terhadap produk-produk yang
masih memiliki kegunaan
sehingga menyebabkan konsumsi produk-produk baru yang tidak
perlu.
Dampak Ekonomi dan
Pengaruh Web Pada Penjulan Online
1. Pertumbuhan Ekonomi Yang Semakin Tinggi
2. Terjadinya Industrialisasi
3. Produktifitas dunia industri semakin meningkat, kemajuan teknologi akan
meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi
industri maupun pada aspek jenis produksi. konsumen tidak perlu pergi ke toko.
http://basic-advertising.blogspot.co.id/2009/06/fungsi-tujuan-dan-dampak-periklanan.html